Penyebab Metameri Warna pada hasil produksi

Metameri warna pada kain adalah fenomena ketika dua kain tampak memiliki warna yang sama di bawah satu sumber cahaya, tetapi tampak berbeda di bawah sumber cahaya lain. Ini sering jadi masalah serius dalam industri tekstil karena memengaruhi konsistensi warna dan kepuasan pelanggan.

⚠️ Penyebab Metameri Warna pada Kain:

1. Perbedaan Jenis Pewarna

  • Kain dicelup dengan pewarna berbeda (meski warnanya serupa).

  • Tiap jenis pewarna punya kurva reflektansi cahaya berbeda, sehingga reaksinya berubah tergantung sumber cahaya.

2. Perbedaan Komposisi Serat Kain

  • Misalnya kain katun vs. poliester.

  • Meskipun menggunakan pewarna sama, serat menyerap warna secara berbeda.

  • Ini umum pada kain campuran (blended fabric).

3. Perbedaan Formula Pencelupan

  • Perbedaan pada:

    • Konsentrasi pewarna

    • pH pencelupan

    • Temperatur proses

    • Waktu padding/fixation

  • Hal ini menyebabkan shading atau reaksi warna yang bervariasi terhadap cahaya.

4. Perbedaan Proses Finishing

  • Softener, resin, UV absorber, optical brightener bisa mengubah pantulan cahaya.

  • Misalnya, softener berbasis silikon kadang membuat warna tampak lebih gelap di bawah lampu kuning.

5. Pengaruh Sumber Cahaya

  • Warna kain diuji di bawah:

    • D65 (cahaya siang)

    • TL84 (lampu toko)

    • A (lampu pijar)

  • Jika warna tampak berbeda di tiap sumber, berarti tingkat metameri tinggi.


๐Ÿ” Cara Mengatasi Metameri:

  1. Gunakan pewarna yang kompatibel/metameric match (bisa ditanya ke supplier).

  2. Lakukan uji metameri sebelum approval lab-dip.

  3. Gunakan satu jenis pewarna dan proses konsisten untuk satu lot produksi.

  4. Pantau dengan light box menggunakan beberapa sumber cahaya.

  5. Hindari pencampuran pewarna dari pabrik atau merek berbeda.

Comments

Popular posts from this blog

Creasmark Pada Kain

Proses Pewarnaan Kain Polyester di Jet Dyeing

Belang benang/Barines pada kain setelah Dyeing