Penyebab Terjadinya Bercak obat/Belang celup pada kain
Penyebab Umum Bercak Obat pada Kain
-
Obat Kimia Tidak Tersebar Merata:
-
Obat finishing seperti softener, anti bakteri, atau pengikat warna mungkin tidak terdispersi merata saat proses padding.
-
Bisa terjadi karena agitasi yang kurang baik di tangki atau distribusi tekanan roll tidak seimbang.
-
-
Kontaminasi di Tangki Obat:
-
Larutan obat sudah terkontaminasi (misalnya dengan partikel, minyak, atau kotoran), sehingga menyebabkan noda atau bercak saat diaplikasikan.
-
-
Kain Tidak Dibuka Sempurna:
-
Bila kain masuk ke mesin dalam kondisi terlipat atau tidak rata, bagian yang terlipat bisa tidak terkena obat atau sebaliknya menyerap lebih banyak, menyebabkan bercak.
-
-
Kondisi Roll Padding Tidak Stabil:
-
Roll yang tidak seimbang tekanannya menyebabkan obat lebih banyak di satu sisi, atau adanya bagian mati (dead spot) pada roll yang tidak memeras dengan baik.
-
-
Pengeringan Tidak Merata:
-
Bila suhu atau aliran udara dalam oven/pengering tidak merata, bisa menyebabkan bercak akibat obat yang tidak kering sempurna atau terlalu cepat mengering di beberapa bagian.
-
🧪 Analisa Tambahan yang Bisa Dilakukan:
-
Tes Spot Test: Coba test lokal dengan air hangat atau pelarut ringan. Jika bercak melunak atau luntur, berarti disebabkan oleh residu kimia yang tidak menyatu baik.
-
Periksa pH & Viskositas Larutan Obat: Jika terlalu tinggi/rendah, bisa menyebabkan tidak merata penyerapannya.
-
Cross Section Check: Potong dan analisa bagian dalam kain di area bercak untuk melihat apakah penetrasi obat hanya di permukaan atau merata.
Ø Pelarutan zat warna tidak
larut sempurna masih
gumpalan
Ø Proses mixer dalam 1 ember lebih dari 10kg
dystuff
Ø Pemasukan zat warna ke
mesin tidak sempurna bypass tidak
menggunakan dosing
Ø Salah setting program program langsung jumping setelah habis obat
tidak di runtime 10menit
Ø Masuk kain ke mesin tidakseimbang/
kelebihan (tidak di hitung) panjang
sebelah jadi cycle lambat
Ø Salah setting spped mesin terlalu lambat
minimum 2,5 menit per 1 putaran
Ø Mengurangi/memotong
steep program /lompat
program di manual
Ø Masuk zat warna tidak di saring/saringan bocor tidak segera di ganti
Ø Salah setting timer
dozing kecepetan standart 15-20menit/1
tanki obat
Ø Waktu mixser tidak standar 1ember 10-15menit
Ø Temperatur pelarutan terlalu
panas untuk larutan dystuff dispers/reaktif
max 40drajat
Ø Terburu dalam pengerjaannya
/tidak ikutin sop urutan
masuk auxcleris runing 5 menit cek ph masuk warna runing
10 heating dst
Ø Tidak mengecek semprotan nozle melintir atau
ompong karena stelan atau sumbatan
Ø Tida membersihkan saringan mesin sehingga
tarikan lemah dan banyak sisa kotoran dll
Ø Bahan baku banyak mengandung
minyak/ cuci oli kurang bersih
Ø Molekul dytuff susah
di celup/susah larut
Contoh bbls, red fb [red60] turquis dll
Ø Penyerapan kain lambat seperti kain pollyster
Ø Busa berlebih dari oli grey atau auxceleris tidak cocok
Ø Kain macet gulung / tarikan lambat karena ada kebocoran
hilang tekanan
Ø Dosing tiba-tiba
error angin eror/penomatik Per nyangkut
Ø Pemanasan tidak stabil naik turun temperatur karena steam boiler
drop
Ø Aliran listrik tiba-tiba
mati
Ø Nozle kotor banyak sumbatan atau melintir
Ø Speed pelan (tidak sesuai
standart) max 2 Menit/cycle
Ø Dosing dyestuff dan
auxiliaries tidak sesuai max 1 tong
obat
Ø Steam pada saat
proses tidak stabil uap drop
kurang dari 3,5 bar atau mesin bocor
Ø Parameter component
dytuf tidak seimbang/tidak 1 tipe, tipe
s [tua]

Comments
Post a Comment
Semoga bisa bermanfaat tips dan pengetahuannya. Salam ...